“Cinta tanpa maaf hanya akan menyisakan luka”
“Jika engkau berani mengatakan cinta, bersiaplah untuk merayu hatimu. Jangan biarkan hatimu mengkerut karena cemburu”
“Mata tidak bisa menilai kebenaran nurani, hanya hati yang penuh dengan cinta bisa merasakannya. Maka ketika hatimu penuh dengan rasa curiga matamu akan menilai semua yang salah seakan - akan benar”
“Cinta sejati hanya ada pada'a"
Setiap gerak lugumu mengingat
aku tersenyum, hati rindu
segera hampiri memelukmu
Senyummu kembangkan hati
Tawamu legakan jiwaku
Senangmu bahagiaku
kadang ku ingin menangis….
aku ingin berlari….
tinggalkn semua….
tinggalkan semua belenggu yang ad di hati ne….
sesak d hati ne…
tak bisa bernafas menghirup udara….
ku letih dengan semua ne….
ke jenuh dengan hidup ne…
aku harus bagaimana?
aku harus seperti apa?
aku harus dimana?
untukku sandarkan rsa letih dan jenuh ne
Ketika hati diketuk
Lidah kelu tidakmenjawab
Hanya Hati yang bicara
Aku Jatuh Cinta padamu
Aku tahu
Hatiku selalu jujur
Ketka aku mendengarkan suaranya
Dan Kupejamkan mataku
Janganlah kau pernah mencari orang yang sempurna untuk kau cintai
Namun carilah orang yang pantas untuk kau cintai
Lalu cintailah dia dengan cinta yang sempurna
Tanah tak terasa dipijak, pandangan mata gelap dan hati mengeras.. itulah yang terjadi ketika ego menguasai hati, dia tidak memberikan ruang sedikitpun kepada rasa cinta dan kasih sayang, untuk berlabuh. Hanya sesaat saja… bagaikan kemarau setahun dihapus hujan sehari. Kasih sayang yang dibina dengan ketulusan tidak dianggap dan lenyap begitu saja. Hujatan, makian
Rasa sayang tanpa balas
Menguji kesungguhan hati
Menggali Kebenaran Nurani
Apakah ada cinta yang sejati
Tak ada yang tahu
kapan Kutau
bila itu memang ada
Dan selamanya tetap ada
Jauh di dasar hati
Terkadang Hati memerih
Dan di bertanya
Haruskah aku menderita karena cinta?
Mengapa aku harus bertanya
Kalau Cinta tak pernah menyakitiku
Cintaku membuat aku bahagia
Karena Engkau Bahagia
Sabtu, 20 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar